Rasanya
baru sehari berada di kota Medan, sekarang sudah saatnya kembali ke Kota Daeng.
Sejuta kenangan indah telah terukir indah dalam benakku. Aku tidak ingin
buru-buru mengakhirinya. Dimana ada pertemuan, pasti ada perpisahan. Hari ini
aku akan berpisah dengan teman-teman jurnalis masa depan.
Minggu
itu, para peserta telah siap pulang ke daerah mereka masing-masing. Nurie, Ayu
Tifani, Bambang, Fadilah, Ipak Ayu, Rizdha balik ke LPM mereka masing-masing
yakni di Medan sendiri. Al Mukarramah sudah siap untuk balik ke Aceh, M. Syahri,
Mei, dan Rizka balik ke Palembang, Ridho dan April balik ke Padang, Imron ke
Semarang, Edo ke Riau, Aan ke Lampung, Tuni ke Padang, Asykur ke Bali, Amir,
Haswin, Kak Arul, Ichal dan juga aku balik ke Makassar.
Sebelum
kami menuju bandara, kami diajak oleh panitia untuk jalan-jalan
mengunjungi LPM Suara Universitas Sumatera Utara (USU). Dengan mengendarai angkutan
kota, kami menuju sekretariat LPM Suara USU. Sungguh pengalaman berharga bisa
mengunjungi kampus terbesar di Sumatera Utara itu.
Saat
tiba di sana, kami disambut gembira oleh crew LPM Suara USU. Hari itu, sebagian
crew LPM Suara USU sibuk di kepanitiaan. Mereka sedang mengadakan perekrutan
anggota baru. Setelah berkenalan dengan teman-teman LPM Suara USU, kami diajak
keliling kampus sekalian mengunjungi tempat diadakannya acara perekrutan
tersebut.
Aku
bertemu dengan Kartini Saluku dan Debora. Kami mengenal mereka, karena beberapa
bulan lalu mereka pernah ke Makassar untuk mengikuti Diklat Jurnalistik Tingkat
Lanjut (DJTL) 2012 yang diadakan oleh LPM
kami yakni LPPM Profesi UNM. Senang rasanya bisa bertemu dan bercerita dengan
mereka lagi.
Kartini
memberiku kami ole-ole berupa kaos Medan. Kartini juga mengajakkku jalan-jalan
mengunjungi standnya. Kebetulan hari
itu ada pameran dan dia punya stand
yang menyediakan berbagai jam tangan. Dia menyuruhku memilih satu jam tangan
untuk aku bawa ulang. Awalnya aku menolak, tapi dia memaksaku. Satu set jam
tangan couple dia berikan padaku. “Thanks
ya Tini atas jam tangannya,” ucapku adanya. “Sama-sama,” jawabnya senyum.
![]() |
| Ole-ole dari Kartini Saluku |
Setelah
menerima ole-ole dari Kartini, aku menuju salah satu stand bersama temanku Ichal. Kami tertarik membeli kaos Medan. Aku membeli
satu kaos Medan dan dia membeli 2 kaos. Kami kembali ke tempat teman-teman
berkumpul. Karena kami harus kembali ke kampus dan siap untuk balik ke daerah
masing-masing.
Ketika
sampai di sekretariat Teropong, aku menyempatkan untuk membeli makanan khas kota
Medan. Aku membeli Bika Ambon di depan kampus UMSU. Katanya, kue ini bisa
bertahan hingga 3 hari. Makanya aku memutuskan untuk membeli 3pack Bika Ambon ole-ole untuk
teman-teman di redaksi. Setelah berbelanja bersama Syahri, Mei dan Rizka, aku
tertarik untuk berfoto di depan kampus UMSU. Aku pun meminta tolong kepada
M.Syahri untuk memotoku di depan tulisan “Universitas
Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU)”. Awalnya susah untuk berfoto di depan
tulisan itu. Tapi, aku memaksakan diri dan memanjat ke atas, dan akhirnya aku duduk tepat di depan tulisan itu.
![]() |
| Foto di depan kampus UMSU |
Ada
sesuatu yang lucu, saat aku memosting foto ini di facebook, anak-anak LPM Teropong heran sekaligus salut padaku. Soalnya,
mereka yang notabenenya kuliah di kampus itu, belum pernah sekalipun berfoto di
depan tulisan itu. Artinya, aku mengalahkan mereka. Heheheh..
Pukul
14.00 WIB, aku, Kak Arul, Ichal, Amir dan Haswin siap-siap menuju Bandara Polonia
Medan. Panitia mengantar kami ke bandara menggunakan kereta, maksudku motor
bebek. Setelah menempuh perjalanan beberpa menit, kami akhirnya sampai di
bandara. Kami pun menyempatkan untuk berfoto-foto yang terakhir kalinya
sebelum kami berangkat.
![]() |
| Foto bersama pulang ke Makassar |
Ada
kesedihan yang kami rasakan. Tak ingin rasanya berpisah secepat ini. Aku berusaha
menyembunyikan kesedihanku. Aku berpamitan kepada Butet yang selama ini telah
memberiku tumpangan saat pertama kali berada di Medan. Aku juga berpamitan
dengan Ayu Renisya yang sudah begitu baik padaku.
Aku
tak akan melupakan kebaikan kalian. Aku janji akan kembali ke tempat ini lagi. Dan
ketika kalian ke Makassar nanti, aku akan memberikan pelayanan yang begitu
istemewa buat kalian. Terima kasih saudariku. Terima kasih teman-teman. Horas
Medan! Love you all!.
![]() |
| Foto di depan pesawat sebelum berangkat |
Kami
pun memasuki kabin pesawat dan memasang sabuk pengaman. Aku duduk di dekat jendela. Aku masih memperhatikan
di sekeliling bandara. Aku ingin melihat kota Medan sebelum aku balik ke kota
Daeng. Aku berjanji akan ke tempat ini lagi. Amin.
---JaneJamlu---
*Sumber Foto : Waktunya Balik ke Kota Daenk








Tidak ada komentar:
Posting Komentar