Kamis, 13 Agustus 2020

Pesona Matahari Pertama di Danau Tiga Warna

 

Komunitas Makassar Backpacker kembali berpetualang. Berbekal tas ransel dan peraltan snorkling, komunitas ini menjelajahi Bumi Flores selama 10 hari. mereka berburu keindahan Nusa Tenggara Timur dari ujung timur, Larantuka hingga ujung barat, Labuang Bajo.

                                                               ....

 

Berangkat dari tagline Lokal Cika' But Global Cee, Komunitas Makassar Backpacker (MB) Team Sparkling Firefiles melakukan perjalanan wisata seperti wisata religius Mater Dolorosa di larantuka, mengunjungi Pasar Lama Geliting, Tanjung Kajawulu Maumere, Danau Tiga Warna Kelimutu Ende, Air Tenjun Moni, Pasar Tradisional Ende, Monumen Soekarno di Ende, Pantai Hijau Nangapanda, Rumah Adat Kampung Bena Bajawa, Pulau Komodo, Pantai Pink, dan Pulau Bidadari di Labuan Bajo.

Bukan hanya itu, masih banyak tempat wisata lain yang ada di pulau tersebut. namun, kali ini yang dibahas mengenai pesona Danau Tiga Warna Kelimutu. Memasuki hari ketiga menjejakkan kaki di Flores, rombongan tiba di salah satu penginapan yang terkenal di Moni Sa'o Ria Wisata Bungalow. Penginapan ini terasa cozy dan cocok bagi backpacker. Apalagi hanya berjarak 19 km dari Danau Kelimutu. 

Bangunan berarsitektur tradisional Ende-Lio ini menawarkan fasilitas dengan harga terjangkau, baik bagi wisatawan domestik maupun asing. Di penginapan ini, kita bisa melihat panorama gunung dan sunrise. di Sa'o Ria Wisata Bungalow juga terdapat aula untuk ruang pertemuan yang bisa menampung hingga 300 orang. Khusus packer diberikan potongan harga, sehingga hanya cukup membayar Rp150.000/kamar dari harga normal Rp250.000 hingga Rp500.000. Namanya juga packers, tahu dong cara untuk mendapatkan harga murah.

Malam itu, tepat pergantian tahun 2013, packers menghabiskan suasana malam di depan penginapan. Bunyi petasan dan kembang api menghiasi langit. Keesokan harinya, pukul 06.00, packers pun melanjutkan perjalanan menuju Danau Kelimutu di Desa Moni Kapupaten Ende. Waktu paling baik untuk mengunjungi Danau Tiga Warna pada pagi hari.

Dengan menyewa mobil pickup seharga Rp300.000(PP), termasuk harga tiket masuk wisata Danau Kelimutu yakni Rp2.500/orang dan kamera Rp5.000/kamera. Namun, packers hanya membayar satu kamera saja.

Berbagai cara ditawarkan menuju kawasan Taman Nasional Kelimutu. Salah satunya melewati akses dari ibukota Provinsi NTT, Kupang, menggunakan pesawat menuju Kota ENde dengan waktu tempu sekitar 40 menit. Kemudian melanjutkan perjalanan mengunakan angkutan umum berupa minibus menuju Desa Kaonara Kecamatan Wolowaru, sekitar 66 km dari Kota ENde dan 83 km dari Maumere dengan waktu tempu sekitar tiga jam. 

Moni merupakan kota paling dekat, terletak di kaki Gunung Kelimutu. Kota Kecil ini merupakan pintu gerbang menuju Danau Kelimutu. Jarak antara Moni dan Kelimutu sekitar 15 km. Dari Desa Koanara menuju Puncak Danau Kelimutu, berjarak 2,5 km.

Setelah menempuh perjalanan beberapa kilometer dengan kondisi jalanan yang menanjak dan menurun, mobil pickup yang membawa 15 packers akhirnya tiba di depan pintu masuk. Perjalanan hari ini dilanjutkan dengan tracking (berjalan kaki) melewati hutan. Di sepanjang jalan kita dapat menikmati pemandangan, pohon pinus, dan udara segar di atas Gunung Kelimutu. 

Tak perlu takut tersesat. Karena di sepanjang jalan, terdapat jalur buatan yang memudahkan para pengunjung berjalan menuju puncak. Gunung Kelimutu adalah gunung berapi yang tereltak di Pulau FLores, NTT, Indonesia. Lokasi gunung ini tepatnya di Desa Pemo, Kecamatan KElimutu, Kabupaten Ende. Butuh waktu sekitar 30 menit untuk bisa menikmati keindahan danau ini dari puncak tertinggi. 

Setelah menempuh perjalanan 12 km, tibalah packers di depan sebuah anak tangga yang menjulang hingga puncak Gunung Kelimutu. Ratusan anak tangga tersusun rapi. Dengan sisa tenaga yang dimiliki, packers pun kian semangat menyusuri anak tangga satu persatu. Taksabar rasanya ingin cepat sampai di puncak.

Hingga akhirnya, packers tiba di Puncak Gunung Kelimutu dan menikmati matahari pertama tahun 2014 tepat di atas Danau Kelimutu. di Puncak Gunung Kelimutu, kita akan menemukan landmark berupa triangulasi. Sebuah tugu dengan empat sisi di mana setiap bagiannya terdapat beberapa ukiran. Di setiap tiang-tiang pembatas, terdapat tulisan -tulisan yang menjelaskan tentang ketiga danau tersebut.

 

Dari puncak ini kita bisa menikmati keindahan Danau Kelimutu. Hijaunya air danau, tampak indah ditambah pancara sinar matahari yang begitu hangat. Rasa lelah terbayarkan. Di Puncak Gunung Kelimutu, terdapat tiga buah danau yang berbeda dan berubah warna setiap tahunnya akibat aktivitas gunung. Di Puncak Gunung Kelimutu, kita juga akan mememukan para pedagang. Ada yang menjajakan kopi panas, yang sangat cocok dinikmati sambil menghirup segarnya suasana di sana. 



 

Kelimutu merupakan gabungan dari "keli" yang berarti gunung dan kata "mutu" yang berarti mendidih. Menurut kepercayaan penduduk setempat, warna-warna pada Danau Kelimutu memiliki arti masing-msaing dan memiliki kekuatan alam yang sangat dahsyat.

Setelah menikmati keindahan Danau Kelimutu, packers kembali ke penginapan. Tidak jauh dari Moni, Anda dapat menjumpai bebebrapa sumber air panas yang terlihat begitu menyegarkan. Para packers pun memanjakan diri menikmati sejuknya Air Terjun Murundano yang tereltak 200 meter dari lokasi penginapan. Air terjun ini terletak di Desa Moni, Kecamtan Kelimutu, kira-kira 60 km dari pusat kota Ende atau 20 km dari Danau Kelimutu.

Leader Makassar Backpacker Suharyanti Idhar mengatakan, mereka melakukan perjalanan ini tidak lain untuk menikmati keindahan alam dan budaya Indonesia. "Kami ingin menikmati alam Indonesia dan memperkenalkannya kepada dunia. Kami ingin memperkenalkan kepada teman-teman seperti apa keindahan negeri kita dna bagaiamana menikmatinya dengan biaya yang murah dan terjangkau. Dan kami memulainya dari NTT," tutur alumni jurusan Bahasa Jerman UNM ini. 

jane saturi



MAN Mamuju Gelar Penerimaan Rapor di Tengah Pandemi dan Pasca Gempa

Foto Bersama Kepala MAN 1 Mamuju didampingi oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaa, Wali Kelas dan P...