Senin, 24 Juni 2013

Masa Muda Itu Seperti Apa Sih?

Judul Buku : Time Your Life – Bagimu, masa muda hanya sekali
Penulis : Rando Kim
Penerbit : Bhuana Ilmu Populer (BIP)  Kelompok Gramedia
Tebal buku : 401 Halaman
Tahun Terbit : 2010

"Masa muda adalah saat kamu ketika kamu merasa: bingung, tak berdaya, takut, kesepian, cemas, sekaligus berbahagia. Itulah masa muda.

Kalimat fragmen di atas dapat temukan di sampul buku "Time of Your Life" yang ditulis oleh Rando Kim, seorang profesor dan mentor kepala yang terbaik di Seoul National University. Ia berkecimpung di bidang ilmu pengetahuan konsumen, dan merupakan salah satu spesialis analisis tren terbaik di Korea. Buku ini pernah meraih peringkat pertama dalam daftar buku terlaris selama tiga minggu di Korea setelah diterbitkan. Selain itu, buku ini telah memecahkan rekor penjualan dari satu juta kopi hanya dalam waktu 8 bulan.

"Setiap bunga akan mekar ketika saatnya tiba: forsythia, kamelia dan bunga lainnya bunga yang tahu kapan mereka akan mekar, tidak seperti kebanyakan dari kita yang selalu ingin mendahului yang lain. Apakah kamu merasa tertinggal dari teman-temanmu. Apakah kamu merasa telah menyianyiakan waktu sementara teman-temanmu mulai melangkah menuju kesuksesan? Jika kamu berpikir demikian, ingatlah bahwa kamu memiliki masa mekarmu sendiri, begitu juga dengan teman-temanmu. Musimmu belum datang. Namun, ia pasti akan datang ketika kuncupmu terbuka. Mungkin kuncup itu mekar lebih lama dari yang lain, tetapi ketika sampai pada waktunya, kamu akan mekar dengan begitu indah dan menawan seperti bebungaan lain yang telah mekar sebelum dirimu. Jadi, angkatlah kepalamu dan bersiaplah menyambut musimmu. Ingat, kamu begitu menakjubkan!"

Rando Kim dalam bukunya mencoba menceritakan kisah-kisahnya. Kisah kesehariannya yang berkaitan langsung dengan anak muda. Buku ini sangat cocok untuk anak muda usia 20-an ke atas. Buku ini menceritakan tentang kehidupan anak muda baik itu masalah dalam kehidupan mereka sehari-hari, seperti masalah pribadi, teman-teman, dan keluarga.

Buku bergenre psikologi inspirasi ini memberikan solusi terbaik bagi anak muda dalam menghadapi masalah yang mereka hadapi. Selain itu, dalam buku ini juga membahas tentang masa-masa di perguruan tinggi. Bagaimana seorang mahasiswa yang kelak ketika telah lulus dari perguruan tinggi bisa diterima oleh  masyarakat luas dengan bidang pengetahuan yang dimilikinya.

“Yang kamu miliki adalah semangat masa muda. Mulailah perjalananmu sekarang. Jika kamu menemukan inspirasi dalam buku ini, maka tugasku telah terlaksana.”- Rando Kim



 ---JaneJamlu---

Air Mata yang Tak Terbendung

Pengelola Profesi Periode 2011-2013 saat reuni akbar Profesi

Tiga tahun telah ku lalui di tempat ini. Tertawa, bercanda, susah, senang, menangis telah bercampur aduk menjadi satu. Semuanya telah aku rasakan selama berkecimpung di dunia kuli tinta ini. Aku telah menemukan keluarga baruku di organisasi ini. Batinku telah menyatu dengan mereka. Ada banyak kisah yang terangkai indah di dalamnya. Sulit bagiku melupakan momen-momen itu.

Pengelola LPPM Profesi UM Periode 2011-2012
Personel BEN 10
Personel BEN 10

* Jurnalis yang masih bertahan di Periode 2012-2013
Aku merindukan suasana itu. Aku merindukan redaksiku. Aku merindukan orang-orang telah mengisi kisahku selama tiga tahun ini. Aku masih bersama mereka. Tertawa, bercanda, saling mengejek satu sama lain. Aku rindu saat rapat hingga larut malam. Aku rindu suasana makan di redaksi. Rindu suasana jelang terbit, opla tabloid dan sebagainya.
Foto bareng Kak Arul (PU Profesi Periode 2012-2013)
Inilah Cewek Jurnalis LPPM Profesi UNM
Minngu (23/06/2013) kemarin menjadi laporan pertanggungjawaban (LPj) ku yang terakhir. Dalam agenda musyawarah kerja (musker) yang dilaksanakan di Bantimurung menjadi akhir dari perjalananku selama tiga tahun ini. Saat 
Tanda tangan terakhir di kepengurusan ini

LPj kami dinyatakan diterima oleh peserta musker, kami pun dinyatakan telah resmi demisioner di kepengurusan tersebut.
Susana rapat LPj 

Rasa bahagia sekaligus terharu menyelimuti hati kami. Rona kebahagiaan terpancar indah di wajah pengelola dan magang yang telah defenitif. Kami bahagia karena apa yang kami berikan untuk keluarga kecil ini bisa dinilai baik oleh semuanya.

Hari itu juga menjadi agenda untuk pemelihan ketua atau pemimpin umum (PU) yang baru. Detik-detik pemilihan PU pun semakin membuat kami penasaran. Saiapkah yang akan menahkodai Profesi ke depan? Setelah dilakukan pemilihan, akhirnya terpilih 3 calon PU yakni Imam Rahmanto, Sutrisno Zulkifli, dan Asri Ismail.
Tiga calon Pemimpin Umum (PU)

Setelah hasil pemilihan diumumkan, maka terpilihlah Sutrisno Zulkifli (Cinno) sebagai ketua formatur alias PU Profesi UNM Periode 2014-2014. Suasana haru kembali menyelimuti rona wajah pengelola dan magang. Tangis mereka pecah. Bahkan ada juga yang terisak. Aku bisa mendengar suara itu.
Serah terima jabatan PU Periode 2012-2013 kepada PU Periode 2013-2014


Aku pun tak bisa menahan tangisku. Rasa sesak di dada bukan karena penyakit dadaku yang kambuh. Tapi, karena aku tak bisa menahan rasa sedih yang ku rasakan. Aku sedih melihat temanku itu terpilih. Aku akui kalau dia pantas jadi seorang pemimipin. Tapi, dia pernah bilang kepadaku bahwa dia tidak berkeinginan memimpin Profesi. Karena baginya masih ada yang lebih layak daripada dia. Dia juga ingin lebih fokus ke akademiknya.

Aku tak mampu menahan tangisanku saat melihat wajahnya yang juga sedih. Matanya bahkan merah dan tak sedikit pun pandangannya mengarah ke kami. Dia terus merenung. Aku bisa merasakan betapa tidak inginnya dia memegang jabatan itu. Dia terus menutup wajahnya dengan bajunya. Tak ada senyum yang sering kali menghias wajahnya. Padahal dia orangnya paling suka ketawa dan ketawanya paling heboh seantero redaksi. Tapi, hari itu, dia benar-benar begitu sedih dan tak ada semangat yang bisa aku rasakan.

Aku menangis tidak di hadapan dia. Tidak juga dihadapan teman-teman. Saat aku tak mampu menahannya lagi, aku pergi meninggalkan lokasi pemilihan dan menuju sebuah kamar. Di sanalah aku menangis. Aku menangis di depan seniorku. Aku curhat padanya.

Ada dua alasan yang membuatku menangis (lagi). Pertama, aku menangis karena menatap wajah sedihnya. Kedua, aku menangis karena tiga tahun berProfesi dan ini adalah saat diamana aku harus melepas status kepengurusanku di lembaga itu. Aku telah demisioner. Itu artinya, aku harus meninggalkannya. Tetapi bukan untuk selamanya. Aku belum bisa berpisah dengan mereka. Aku belum rela meninggalkan mereka. Aku masih ingin bercanda dengan mereka.

Ini pertama kalinya aku menangisi seorang cowok. Bukan karena aku ditolak atau diputusin sama cowok, tapi aku menangisi sahabatku itu. Maaf kawan, keinginanmu tak mampu kami wujudkan. Mereak telah memilihmu sebagai orang yang akan memimpin mereka selama setahun.

Mereka percaya padamu. Kamu harus menghargai kepercayaan mereka terhadapmu. Mereka tidak salah pilih. Kamu memang pantas untuk memimpim mereka. Teruslah menjadi yang terbaik buat mereka. Meski kami tak lagi bersamamu dalam lembaga itu, tapi ingatlah kami masih ada di dekatmu. Kami masih di sampingmu. Kami akan selalu mendukungmu. Apapun yang kamu butuhkan, jangan malu untuk meminta tolong kepada kami.

Tanpa Anda Kami Belum Lengkap!


You are My Best Friend. And You is The Best!

Kamis, 13 Juni 2013

Kangen Suasana Elka

Akhir-akhir ini aku suka banget nulis. Meski hanya sebatas tulisan status di jejaring sosial ataupun di blog ini. Aku tak berpikir apakah tulisan ini bagus atau tidak. Mau dibaca oleh orang lain atau tidak. Yang pasti, aku menulis untuk diri pribadi, sekaligus mengisi waktu luangku.

Sudah dua minggu aku ga pernah menampakkan wajahku di kampus. Teman-temanku bahkan mencariku dan mengiraku menghilang.Hehe. Maaf ya teman-teman, akhir-akhir ini gak bisa ngumpul dengan kalian walaupun hanya sekedar becanda.

Teman-teman di kampus nampaknya kangen denganku. Mereka katanya kehilangan sosok "jahil" di kampus. memang sih selama ini, aku adalah mahasiswa paling jahil di kampus. Aku sering buat onar dan buat gaduh di kelas. Aku juga sering membuat masalah di ruangan. Suka mengganggu saat teman-teman lagi pada serius.

Aku rindu suasana kampus, khususnya Jurusan Elektronika. Jurusan tempatku kuliah selama 4 tahun terakhir ini. Aku kangen bercanda dengan teman-teman. Aku kangen diejekin teman-teman apalai saat mereka menjodohkanku dengan salah satu temanku. Sudah hampir 4 tahun kami menjadi bahan candaan mereka. 

Mereka kepengen banget kalau kami bisa jadian. Bahakan Ketua Jurusan dan Sekretaris Jurusan pun setuju banget kalau kami jadian. Setiap perkuliahan berlangsung, pasti dosen-dosenku mengawalinya dengan mengejek kami terlebih dahulu. Kami bak seleb jurusan. Hehe.

Tapi, aku lagi-lagi menolak tawaran mereka. Aku sangat menjunjung tinggi persahabatan. Persahabatan lebih berharga dari segalanya. Aku tidak  mau merusak persahabatan ini hanya karena aku harus berpacaran. Toh, kita masih bisa dekat meski tanpa pacaran. So, jangan diejekin lagi ya teman-teman.

Teman-teman kampus akhir-akhir ini sulit menemui dan menghubungiku. Mereka benar-benar kehilangan jejak diriku. Aku memang sengaja tidak mengaktifkan nomorku beberapa minggu ini. Aku hanya bisa dihubungi lewat dunia maya. hehe. Sok artis gitu. Mereka pikir aku benar-benar hilang. Ada juga temanku yang mengira aku sudah meninggal. Solanya aku benar-benar menghilang bagai ditelan Bumi.

Andai saja bukan foto-foto dan statusku yang mereka lihat di dunia maya, mungkin mereka sudah benar-benar menganggapku sudah mati. Hehehe.

Maaf ya teman-teman, aku benar-benar butuh waktu untuk menyendiri. Aku butuh ruang untuk membebaskan diri dan mencari suasana baru. Insya Allah, aku akan kembali dan berkumpul dengan kalian lagi suatu hari nanti. Jadi, tunggu aja yaa..

Will Be Back!



 

Senin, 10 Juni 2013

Pacar Harian Jane Jamlu

Jane & Pacar hariannya
Aku mau ketawa dulu.. Hahahaha...

Tahu ga teman-teman. Kalau ga tahu, makanya Jane mau kasih tahu nih. Jane punya banyak pacar lo. pasti teman-teman gak bakalan percaya kalau seorang jane punya pacar. Selama ini, aku memang ga pernah pacaran lo. Heheh.. Bukannya tidak laku. Tapi, memang belum mau pacaran. Jane maunya pacaran setelah nikah, dan tentunya pacaran sama lelaki yang menjadi suamiku nantinya. Bagiku pacaran itu tabu. Hehe

Banyak teman-teman yang ngejek kalau Jane ga mau pacaran soalnya Jane itu gak suka sama cowok, sukanya cuma sama cewek. Mereka pikir aku lesbong alias lesbian. Jangan salah sangka dulu teman-teman, keren-keren gini (*narsis), aku masih normal lo. Aku juga punya cowok yang aku kagumi. Pernah sih aku jatuh cinta, dan mungkin itu menjadi cinta pertamaku. Namun, sayang ya dia jauh, dia juga ga tahu kalau aku kagum padanya. Aku juga belum tahu pasti, apakah itu cinta atau cuma perasaan suka yang sesaat. Entahlah.

Kali ini, Jane akan menceritakan mengenai pacar harian. Ya, pacar harianku tentunya. Aku punya 7 pacar untuk setiap harinya. Tapi, jangan mikir yang macam-macam ya. Aku bukan playgirl seperti yang kalian pikir. Pacar-pacarku semua cewek loe dan  tersebar di luar Makassar. Hehe. Pasti kalian pikir, Jane itu beneran lesbian kan. Sebenarnya pacar-pacarku ini bukan pacar yang seperti kalian pikir. Mereka adalah gadis-gadis yang menjadi sahabatku. Aku menyebutnya pacar cuma sekedar becandaan doang sama teman-teman. Hehe.

Aku bertemu mereka setahun yang lalu tepatnya 21 Mei 2012 di acara Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjut (PJTL) Nasional  Almamater yang diadakan oleh LPM Teropong UMSU Medan. Mereka asyik untuk diajak berteman lo pemirsa. Aku menyebutnya Cewek Jurnalis. Karena semuanya memang seorang jurnalis kampus. Berikut profil mereka. Check This Out!

Pacar Hari Senin Meilly Apriza_

Ini Meilly Apriza, dipanggil Mei. Ya, karena dia memang lahirnya di bulan Mei tepatnya 29 Mei 1992. Dia mahasiswa Jurusan Studi Hukum dan Sistem Peradilan Pidana, Inderalaya, Sumatera Selatan. Dia wartawan kampus di LPM Media Sriwijaya. Orangnya manis dan kalau ngomong logat Palembangnya kental banget. Waktu PJTL dulu sebenarnya aku tidak begitu akrab dengannya. Tapi, dia orangnya asyik dan murah senyum loe.




Pacar Hari Selasa Rizka Nurliyantika 

Ini Rizka Nurliyantika. Aku dan teman-teman memanggilnya Rizka. Lahir 15 Agustus 1992. Rizka adalah mahasiswa Jurusan Ilmu Hukum di Universitas Sriwijaya. Dia juga salah satu crew dari LPM Media Sriwijaya Palembang. Orangnya sedikit pendiam lo. Tapi, sekali diajak serius, pasti dia cerewet juga. Tapi, dia lebih banyak diam. Aku bahkan ga pernah ngobrol lama dengannya. Aku bahkan ga pernah foto berdua dengan dia. Tapi, tetap pantas untuk Jane jadi kan pacar harian. Hehehe





Pacar Hari Rabu Utami Fadilah 

Namanya Fadilah Utami. Teman-temannya memanggilnya Dila. Kalau sepupuku memanggilnya Dila Goreng Saos. Tapi, aku punya nama panggilan tersendiri untuknya. Aku memanggilnya "Tami". Dia paling ga suka dipanggil dengan nama itu, katanya itu ngingetin dia sama mantannya dulu. Hehehe. Maaf ya, tapi aku lebih suka panggil kamu Tami. Biar beda sama teman yang lain. Tami, lahir 25 September 1990. Dan dia udah lulus kuliah setahun yang lalu. Dia  termasuk crew LPM Kreatif Unimed. Dila itu jago motret lo. Waktu PJTL kemarin, dia yang motoin jane terus. Jadinya, Jane punya fotografer pribadi. Sampai-sampai, aku juga ga punya foto berdua dengannya. Ada sih foto berdua, tapi foto bareng-bareng yang dicrop. Hehe

Anaknya baik banget. Penampilannya sama denganku, sama-sama tomboi dan keren. Hehe. Dia orangnya perhatian banget. Diantara pacar-pacarku yang lain, dialah yang paling baik dan perhatian. Kalau aku sakit, sms dia langsung ditelpon. Ditanyain kabarnya. Dipaksa minum obatlah, disuruh istirahatlah, dan yang ga bakalan Jane lupa, dia suka banget nyuruh Jane minum banyak air putih. Karena dialah, makanya aku selalu bawa botol air minum kemana pun aku pergi. Hitung-hitung, biar ingat dia terus. Hehe. 

Aku pernah ngerjain dia loe pas seminngu menjelang hari ulang tahunku yang ke-22. Waktu itu, temanku ikut PJTL di LPM Dinamika, terus aku nitip ole-ole untuk dia. Aku ngasih dia baju ada tulisan "Makassar" nya. Warna bajunya ungu, sesuai warna kesukaanku. Dia ngucapin terima kasih setelah menerima baju itu. Ters dia bilang, "enak sih dipakenya, cuman yah kenapa ungu T.T, tp gak apa biar biar ada koleksi ungu lemari bajunya Jane Jamlu Siregar". Terus aku mojjo alias ngambek karena dia tidak begitu suka dengan warna baju yang aku kasih. Dila minta maaf, tapi aku malah mencuekin dia. Dia terus sms dan menelponku, tapi tak aku respon sedikit pun. Dia juga mencoba menghubungiku via jejaring sosial, tapi aku lagi-lagi mencuekin dia. 

Seminggu berlalu, temanku datang dari Medan dan memberiku sebuah paket. Katanya itu paket dari Tami. Awalnya aku tidak ingin menerimanya, tapi temanku memaksa. Aku membuka bingkisan itu dan isinya sebuah jam tangan hitam keren. Katanya itu adalah hadiah ulang tahunnya untukku. Sampai saat ini, aku masih memakainya. Lagi-lagi untuk ingatin aku dengannya. Saat sehari setelah ultahku, Tami menelponku dan akhirnya aku mengangkatnya, kita akhirnya baikan.

Ternyata, menceritakan tentang pacarku yang satu ini tidak ada habisnya. Mungkin cukup sampai di sini. Sisakan space untuk pacar-pacarku yang lain. Heheh.. Yang pasti aku merindukan dia. Tanpa dia, aku bagaikan kehilangan pil penenangku. Entah kapan kita bisa bertemu lagi. Semoga secepatnya.

Pacar Hari Kamis  Rukuan Sujuda 

Nama lengkapnya Rukuan Sujuda, tapi dia lebih akrab dipanggil dengan nama AAN. Seperti nama anak cowok ya. Hehe. Dia orangya energik, asyik, dan ramah lo. Dia lahir 22 November 1991. Aan adalah mahasisiwi jurusan Pendidikan Kimia Universitas Negeri Lampung (Unila). Saat ini dia menjabat sebagai pemimpin perusahaan di UKPM Teknokra Unila

 Dia orangnya enak diajak ngomong. Kalu bicara, lokat kental ala Lampungnya pun ga ketinggalan. Waktu PJTL kemarin, Aan sempat sakit dan dia dibawa ke puskesmas dekat penginapan. Aku bersama panitia membawanya ke puskesmas. Untungnya penyakitnya gak terlalu parah. Jadi, gak sempat dirawat. Kemarin dia juga sempat melewatkan kunjungan ke redaksi Tribun Medan. Itu karena kondisinya belum begitu fit untuk keluar. Tetap semangat ya pacar hari Kamisku. Aku sangat berharap bisa mengunjunginya di Lampung. Tunggu aku yaa..

Pacar Hari Jumat Nurie Syauqie 

Nama lengkapnya Nuri Aslami. Tapi, dia lebih suka dipanggil dengan nama Nurie Syauqie. Arti Syauqie sendiri adalah kerinduan. Nurie berharap bisa selalu dirindukan oleh semua orang. Dan memang benar. Dia anaknya ngangenin banget. Dan kini aku merindukannya. Tapi, aku tak berani menyapanya. Biarkan kerinduanku semakin mendera. Heheh. Nurie lahir 19 Februari 1993. Sekarang dia menjabat sebagai Sekretaris Umum di LPM Dinamika IAIN SU. Dia mahasiswi jurusan Ekonomi Perbankan. Katanya dia mau jadi pegawai bank sekaligus penulis handal. Semoga terwujud ya. Amin.

Aku menjadikannya pacar hari Jumatku karena kemarin kami baru dekat saat hari Jumat, tepatnya ketika kami liputan di Merdeka Walk dan Stasiun Kereta Api Medan. Kami punya banyak foto-foto bersama saat di stasiun.

Nurie juga termasuk pacarku yang paling setia. Dia sama perhatiannya dengan si Tami alias si Dila. Kalau aku sakit, pasti aku curhatnya ke dia. Dia bakal ngomel-ngomel kalau aku gak dengerin nasehatnya dia. Katanya, aku paling bandel kalau persoalan minum obat. Kami sering menghabiskan waktu bersama, bahkan kita biasanya janjian untuk online bareng bertiga dengan sepupuku. Kami sering begadang bersamanya. Hehe.

Saking serunya, biasanya kami lupa waktu dan biasanya online sampai larut banget. Jadi kangen online lagi dengan adek kecilku. Setiap dia menelpon, aku sering merekam suaranya, sama seperti sepupuku (ikut-ikutan). Dan aku selalu mengirimkan hasil rekaman itu. Kalau aku kangen dengannya, aku tinggal putar rekaman suara itu deh. 

Nurie memanggilku dengan sebutan "ayank". Kedengarannya sih sedikit aneh. Tapi, biarlah. Hehe. Dia adikku yang paling manisAku paling suka dengan chocochips nya. Maksudku tahi lalat yang menempel di wajahnya. Bahkan sepupuku memanggilnya Dinda Chocochipst. sebenarnya masih banyak yang ingin aku ceritain tenang dia. Mungkin cukup aku simpan di hati dan pikiranku saja. Yang pasti, aku sayang padanya. Semoga aku bisa balik ke Medan dan menemuinya. Tunggu aku ya adek kecilku.

Pacar Hari Sabtu  Ayu Tifani 


Nama lengkapnya Ayu Tifani. Aku memanggilnya Ayu. dan memang semua orang memanggilnya Ayu. Heheh. Dia sempat menjadi reporter di LPM Dinamika IAIN SU. Dia lahir 1 Agustus 1991. Dia orangnya manis dan juga cantik. Aku memilihnya sebagai pacar hari Sabtu, soalnya waktu PJTL kemarin, aku begitu akrab dengannya tepat di hari Sabtu. Saat kami dalam perjalanan menuju Danau Toba. Aku bahkan duduk besama dia waktu bus. Dia perhatian juga denganku.

Di antara pacar-pacarku yang lainnya, aku paling jarang berkomunikasi dengannya sejak PJTL kemarin usai. Ayu sangat sulit dihubungi. Aku sering menghubunginya, namun terkadang tidak ada respon. Mungkin dia sibuk dengan penyelesaian studinya. Dia juga udah jarang online. Kata temannya sih, dia memang orangnya kayak gitu, malas online. Jadi, Ayu biasanya ketinggalan saat aku dan yang lainnya ngobrol di dunia maya. Mungkin Ayu tidak begitu terbuka orangnya. Meskipun begitu, dia juga pernah curhat kok ke Aku. namanya juga pacar, ya harus selalu dengerin curhat pacarnya donk. Hehe..

Kabar terkahir yang aku dengar, Ayu katanya sakit. Sayang ya aku gak bisa menjenguknya dan merawatnya saat dia sakit. Aku hanya mendoakannya semoga dia tetap dalam keadaan sehat selalu. Amin. Miss U! 

Pacar Hari Minggu  Astuni Rahayu

Namanya Astuni Rahayu dan dia dipanggil dengan nama Tuni. Tuni lahir 12 September 1992. Dia orang Jambi tapi kini menetap lama di Padang. Dia salah satu crew LPM Ganto Padang. Diantara pacar-pacarku dialah sosok yang paling imut dan menggemaskan. Dia juga memiliki suara khas loe. Suaranya bahkan membuatnya sering diejek sama teman-teman peserta dan panitia. "Tuni-tuni", katanya gitu. Anak ini memnag ngangenin.

Sikapnya polos dan murah senyum. Aku pernah merekam suaranya dan menjadikannya sebagai alarm. Dan ternyata, suara Tuni ampuh membangunkan orang tukang tidur seperti aku. Hehehe. Kakak berharap bisa bertemu denganmu kelak. Tunggu kakak ya di Padang. Jangan lupa ajarin kakak bahasa Padang juga nanti. Hehe.

Itulah tadi profil pacar-pacarku. Manis dan cantik-cantik kan. Dan tentunya, aku bangga bisa mengenal mereka. Entah kapan bisa bertemu dengan mereka lagi. Semoga saja kami bisa segera reunian. Jadi bisa melepas rasa kangen deh. Semoga itu secepatnya, sebelum semuanya berakhir. Amin. Ini foto-foto kenangan bersama mereka.


With Tami (hasil Croping)
With Mey
With Aan



 
With Nurie
With Ayu

With Tuni

Jumat, 07 Juni 2013

Ingatlah!

Ingatlah diriku
Yang pernah ada di sampingmu
Ada di hatimu
Ada di tiap ruang dan waktumu
 

Kan ku ingat dirimu
Yang juga pernah ada di sampingku

Ada di hatiku
Ada di tiap ruang dan waktumu

Surat Sahabat

Dear SAHABAT,

Aku tahu
Aku hanya orang yang kesekian 
dari banyak orang yang menyayangimu..

Tapi, aku ingin menjadi orang pertama
yang ada di sampingmu
Saat kamu kehilangan arah..

SAHABAT..

Jika waktuku tak banyak untukmu
Aku ingin di setiap detak jantungku terdengar olehmu
Itu pertanda aku masih ada untukmu..


SAHABAT..

Jika lidahku pernah menjadi penyayat hatimu
Aku hanya ingin minta MAAF & senyuman termanis darimu

Aku ingin kamu menjadi SAHABAT aku sampai mati
Sampai aku tertidur lelap di bawah timbunan tanah

Kamis, 06 Juni 2013

Hatiku Menangis

Aku menyimpan semua rasa ini
Karena aku tak ingin kau bersedih
Aku menyimpan semua sakit ini
Karena aku tak ingin kau menangis

Aku tahu kau masih ingin bersamaku
Aku tahu kau masih ingin menemaniku
Tapi, aku tak bisa berbagi lagi

Engkau tak akan pernah mengerti
perasaanku yang sesungguhnya
Cobalah mengerti aku sedikit lebih dalam
Dan kau akan tahu
Hatiku pun menangis saat melepasmu

Lupakanlah!

Saat kita tak lagi bersama
Saat kita tak saling menyapa
Saat tak ada lagi cerita tentang kita
Aku harap masih ada kenangan yang tersisa

Berjanjilah
tetaplah ceria
Tetaplah tersenyum
Meski aku tak lagi menemanimu tersenyum

Tahukah kamu
Aku pun menangis saat melepasmu
Kau pil penenangku
Rasanya sakit saat pil itu tidak lagi mampu menghilangkan kesakitan dalam batinku

Jangan menangis kawan
Ini bukanlah akhir dari segalanya
Aku tak membencimu
Aku menyanyimu
Tapi, bukan berarti kita harus selalu bersama

Biarkan aku merasakan sakit ini sendiri
Terdiam dalam kesendirian
Aku tak ingin membebanimu

Kisah kita telah berakhir
Meski akhir yang tidak kita inginkan
Aku merindukanmu
Setengah mati merindu
Namun aku tak sanggup lagi

Kini aku terus melangkah melupakanmu
Aku tak ingin kau terus menangis
Ada waktu saat kau harus menangis

Saat aku tak lagi mampu melihatmu
Saat aku tak mampu berbicara denganmu
Saat aku tak mampu bergerak
Saat aku tak mampu menikmati hujan dan senja

Saat itulah aku menantikan tangisanmu
Menangislah sepuas hatimu
Berharap setiap tetesan air matamu
Mengantarkanku dengan damai mengahdap-Nya

Aku tahu waktuku tak banyak
Untuk terus bersamamu
Untuk membuatmu tertawa lepas seperti dahulu
Semoga kenangan dan rekaman kita di masa lalu
Menjadi kado terakhir untukmu

Semoga setelah kepergianku
Kau bisa segera melupakanku
Semoga kau mendapatkan orang lain
Yang akan melindungimu dan menghiburmu
Yang tak akan menyakitimu lagi seperti A K U



Selasa, 04 Juni 2013

Maaf Jika Aku Seperti ini

Dosaka bila aku melepasmu
Saat kita mulai dekat
Salahkah bila aku menjauhimu
Saat kita mulai akrab

Aku tak ingin lagi melukaimu
Sudah cukup air mata yang kau teteskan
Aku tak ingin lagi menyakitimu
Sudah cukup kesedihan yang kau rasakan

Meski kerinduan menderahku
Aku tak ingin kembali
Meski aku sakit karena kehilanganmu
Aku tak ingin kau hadir lagi

Aku sakit
Aku tak ingin menjadi bebanmu dengan sakitku
Aku hanya ingin merasakan sakit ini sendiri

Ketika aku menyuruhmu pergi
Aku tak membencimu
Aku ingin sendiri merasakan sakit ini
Aku ingin kalian bisa terbiasa tanpa aku
Sebelum akhirnya aku benar-benar pergi

Ketika semuanya berakhir
Saat aku tak lagi bertahan
Saat ingatanku mulai hilang
Saat napasku tak lagi berhembus

Ingatlah Aku
Kenanglah Aku
Maafkanlah Aku
Doakan Aku

---Maaf Jika Aku Seperti ini---

Merindukan Dirimu

Sahabat
Berjanjilah kawan
Jika aku meninggalkanmu
Kamu tetaplah tersenyum

Walau hati sedih dan menangis
Tetaplah sabar menghadapinya
Jiwaku kan selalu mengingatmu
Walau raga tak saling menyapa

Jika aku harus pergi
Meninggalkan dirimu
Jangan lupakan aku
Kenanglah aku

Semoga dirimu yang di sana
Tetap baik-baik saja
Untuk selamanya
Di sini aku akan selalu rindukan dirimu
Oh sahabatku


Kan Selalu Merindukanmu 

---Jane Jamlu---

Sakit Itu Hadir Lagi

Rasa itu mulai kembali meradang dalam pikiranku. Dia kembali lagi. Menyakitkan rasanya harus merasakannya lagi. Rasa yang selalu datang ketika gelap mulai menguasai malam. Saat mentari tak lagi menampakkan sinarnya.

Mengapa kau datang lagi. Saat aku mulai asyik dengan hidupku  yang damai. Mengapa kau datang lagi. Saat  aku mulai bernapas lega terlepas darimu. Kau kembali mengusik pikiranku. Kau kembali mengganggu tidurku. Kau menyiksa batinku.

Sesak di dada membuatku ingin cepat-cepat mengakhiri hidup. Seakan kematian berada di begitu dekat denganku. Sakit sekali rasanya harus terus menahan sakit yang entah kapan akan berakhir. Sakit yang hingga saat ini tak pernah aku tahu apa namanya. 

Sakit ini membuatku harus melepaskan segalanya. Melepaskan kebahagiaanku, melepaskan masa-masa indahku, bahkan melepaskan orang-orang yang aku sayangi. Tak tega rasanya harus melepas semua apa yang kita miliki. Sakit ini benar-benar telah merenggut kebahagiaanku. 

Berat rasanya harus melepas orang yang sudah begitu dekat dengan kita.  Orang yang telah mengisi hidupku kita. Orang yang telah mewarnai hidup ini. Maaf telah membuat hujan kembali membasahi ladang hatimu yang mengering.

MAN Mamuju Gelar Penerimaan Rapor di Tengah Pandemi dan Pasca Gempa

Foto Bersama Kepala MAN 1 Mamuju didampingi oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaa, Wali Kelas dan P...