Kamis, 06 Juni 2013

Lupakanlah!

Saat kita tak lagi bersama
Saat kita tak saling menyapa
Saat tak ada lagi cerita tentang kita
Aku harap masih ada kenangan yang tersisa

Berjanjilah
tetaplah ceria
Tetaplah tersenyum
Meski aku tak lagi menemanimu tersenyum

Tahukah kamu
Aku pun menangis saat melepasmu
Kau pil penenangku
Rasanya sakit saat pil itu tidak lagi mampu menghilangkan kesakitan dalam batinku

Jangan menangis kawan
Ini bukanlah akhir dari segalanya
Aku tak membencimu
Aku menyanyimu
Tapi, bukan berarti kita harus selalu bersama

Biarkan aku merasakan sakit ini sendiri
Terdiam dalam kesendirian
Aku tak ingin membebanimu

Kisah kita telah berakhir
Meski akhir yang tidak kita inginkan
Aku merindukanmu
Setengah mati merindu
Namun aku tak sanggup lagi

Kini aku terus melangkah melupakanmu
Aku tak ingin kau terus menangis
Ada waktu saat kau harus menangis

Saat aku tak lagi mampu melihatmu
Saat aku tak mampu berbicara denganmu
Saat aku tak mampu bergerak
Saat aku tak mampu menikmati hujan dan senja

Saat itulah aku menantikan tangisanmu
Menangislah sepuas hatimu
Berharap setiap tetesan air matamu
Mengantarkanku dengan damai mengahdap-Nya

Aku tahu waktuku tak banyak
Untuk terus bersamamu
Untuk membuatmu tertawa lepas seperti dahulu
Semoga kenangan dan rekaman kita di masa lalu
Menjadi kado terakhir untukmu

Semoga setelah kepergianku
Kau bisa segera melupakanku
Semoga kau mendapatkan orang lain
Yang akan melindungimu dan menghiburmu
Yang tak akan menyakitimu lagi seperti A K U



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MAN Mamuju Gelar Penerimaan Rapor di Tengah Pandemi dan Pasca Gempa

Foto Bersama Kepala MAN 1 Mamuju didampingi oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaa, Wali Kelas dan P...