![]() |
| Jane & Pacar hariannya |
Tahu ga teman-teman. Kalau ga tahu, makanya Jane mau kasih tahu nih. Jane punya banyak pacar lo. pasti teman-teman gak bakalan percaya kalau seorang jane punya pacar. Selama ini, aku memang ga pernah pacaran lo. Heheh.. Bukannya tidak laku. Tapi, memang belum mau pacaran. Jane maunya pacaran setelah nikah, dan tentunya pacaran sama lelaki yang menjadi suamiku nantinya. Bagiku pacaran itu tabu. Hehe
Banyak teman-teman yang ngejek kalau Jane ga mau pacaran soalnya Jane itu gak suka sama cowok, sukanya cuma sama cewek. Mereka pikir aku lesbong alias lesbian. Jangan salah sangka dulu teman-teman, keren-keren gini (*narsis), aku masih normal lo. Aku juga punya cowok yang aku kagumi. Pernah sih aku jatuh cinta, dan mungkin itu menjadi cinta pertamaku. Namun, sayang ya dia jauh, dia juga ga tahu kalau aku kagum padanya. Aku juga belum tahu pasti, apakah itu cinta atau cuma perasaan suka yang sesaat. Entahlah.
Kali ini, Jane akan menceritakan mengenai pacar harian. Ya, pacar harianku tentunya. Aku punya 7 pacar untuk setiap harinya. Tapi, jangan mikir yang macam-macam ya. Aku bukan playgirl seperti yang kalian pikir. Pacar-pacarku semua cewek loe dan tersebar di luar Makassar. Hehe. Pasti kalian pikir, Jane itu beneran lesbian kan. Sebenarnya pacar-pacarku ini bukan pacar yang seperti kalian pikir. Mereka adalah gadis-gadis yang menjadi sahabatku. Aku menyebutnya pacar cuma sekedar becandaan doang sama teman-teman. Hehe.
Aku bertemu mereka setahun yang lalu tepatnya 21 Mei 2012 di acara Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjut (PJTL) Nasional Almamater yang diadakan oleh LPM Teropong UMSU Medan. Mereka asyik untuk diajak berteman lo pemirsa. Aku menyebutnya Cewek Jurnalis. Karena semuanya memang seorang jurnalis kampus. Berikut profil mereka. Check This Out!
Pacar Hari Senin Meilly Apriza_
Ini Meilly Apriza, dipanggil Mei. Ya, karena dia memang lahirnya di bulan Mei tepatnya 29 Mei 1992. Dia mahasiswa Jurusan Studi Hukum dan Sistem Peradilan Pidana, Inderalaya, Sumatera Selatan. Dia wartawan kampus di LPM Media Sriwijaya. Orangnya manis dan kalau ngomong logat Palembangnya kental banget. Waktu PJTL dulu sebenarnya aku tidak begitu akrab dengannya. Tapi, dia orangnya asyik dan murah senyum loe.
Pacar Hari Selasa Rizka Nurliyantika
Ini Rizka Nurliyantika. Aku dan teman-teman memanggilnya Rizka. Lahir 15 Agustus 1992. Rizka adalah mahasiswa Jurusan Ilmu Hukum di Universitas Sriwijaya. Dia juga salah satu crew dari LPM Media Sriwijaya Palembang. Orangnya sedikit pendiam lo. Tapi, sekali diajak serius, pasti dia cerewet juga. Tapi, dia lebih banyak diam. Aku bahkan ga pernah ngobrol lama dengannya. Aku bahkan ga pernah foto berdua dengan dia. Tapi, tetap pantas untuk Jane jadi kan pacar harian. Hehehe
Pacar Hari Rabu Utami Fadilah
Namanya Fadilah Utami. Teman-temannya memanggilnya Dila. Kalau sepupuku memanggilnya Dila Goreng Saos. Tapi, aku punya nama panggilan tersendiri untuknya. Aku memanggilnya "Tami". Dia paling ga suka dipanggil dengan nama itu, katanya itu ngingetin dia sama mantannya dulu. Hehehe. Maaf ya, tapi aku lebih suka panggil kamu Tami. Biar beda sama teman yang lain. Tami, lahir 25 September 1990. Dan dia udah lulus kuliah setahun yang lalu. Dia termasuk crew LPM Kreatif Unimed. Dila itu jago motret lo. Waktu PJTL kemarin, dia yang motoin jane terus. Jadinya, Jane punya fotografer pribadi. Sampai-sampai, aku juga ga punya foto berdua dengannya. Ada sih foto berdua, tapi foto bareng-bareng yang dicrop. Hehe
Anaknya baik banget. Penampilannya sama denganku, sama-sama tomboi dan keren. Hehe. Dia orangnya perhatian banget. Diantara pacar-pacarku yang lain, dialah yang paling baik dan perhatian. Kalau aku sakit, sms dia langsung ditelpon. Ditanyain kabarnya. Dipaksa minum obatlah, disuruh istirahatlah, dan yang ga bakalan Jane lupa, dia suka banget nyuruh Jane minum banyak air putih. Karena dialah, makanya aku selalu bawa botol air minum kemana pun aku pergi. Hitung-hitung, biar ingat dia terus. Hehe.
Aku pernah ngerjain dia loe pas seminngu menjelang hari ulang tahunku yang ke-22. Waktu itu, temanku ikut PJTL di LPM Dinamika, terus aku nitip ole-ole untuk dia. Aku ngasih dia baju ada tulisan "Makassar" nya. Warna bajunya ungu, sesuai warna kesukaanku. Dia ngucapin terima kasih setelah menerima baju itu. Ters dia bilang, "enak sih dipakenya, cuman yah kenapa ungu T.T, tp gak apa biar biar ada koleksi ungu lemari bajunya Jane Jamlu Siregar". Terus aku mojjo alias ngambek karena dia tidak begitu suka dengan warna baju yang aku kasih. Dila minta maaf, tapi aku malah mencuekin dia. Dia terus sms dan menelponku, tapi tak aku respon sedikit pun. Dia juga mencoba menghubungiku via jejaring sosial, tapi aku lagi-lagi mencuekin dia.
Seminggu berlalu, temanku datang dari Medan dan memberiku sebuah paket. Katanya itu paket dari Tami. Awalnya aku tidak ingin menerimanya, tapi temanku memaksa. Aku membuka bingkisan itu dan isinya sebuah jam tangan hitam keren. Katanya itu adalah hadiah ulang tahunnya untukku. Sampai saat ini, aku masih memakainya. Lagi-lagi untuk ingatin aku dengannya. Saat sehari setelah ultahku, Tami menelponku dan akhirnya aku mengangkatnya, kita akhirnya baikan.
Ternyata, menceritakan tentang pacarku yang satu ini tidak ada habisnya. Mungkin cukup sampai di sini. Sisakan space untuk pacar-pacarku yang lain. Heheh.. Yang pasti aku merindukan dia. Tanpa dia, aku bagaikan kehilangan pil penenangku. Entah kapan kita bisa bertemu lagi. Semoga secepatnya.
Pacar Hari Kamis Rukuan Sujuda
Nama lengkapnya Rukuan Sujuda, tapi dia lebih akrab dipanggil dengan nama AAN. Seperti nama anak cowok ya. Hehe. Dia orangya energik, asyik, dan ramah lo. Dia lahir 22 November 1991. Aan adalah mahasisiwi jurusan Pendidikan Kimia Universitas Negeri Lampung (Unila). Saat ini dia menjabat sebagai pemimpin perusahaan di UKPM Teknokra Unila.
Dia orangnya enak diajak ngomong. Kalu bicara, lokat kental ala Lampungnya pun ga ketinggalan. Waktu PJTL kemarin, Aan sempat sakit dan dia dibawa ke puskesmas dekat penginapan. Aku bersama panitia membawanya ke puskesmas. Untungnya penyakitnya gak terlalu parah. Jadi, gak sempat dirawat. Kemarin dia juga sempat melewatkan kunjungan ke redaksi Tribun Medan. Itu karena kondisinya belum begitu fit untuk keluar. Tetap semangat ya pacar hari Kamisku. Aku sangat berharap bisa mengunjunginya di Lampung. Tunggu aku yaa..
Pacar Hari Jumat Nurie Syauqie
Nama lengkapnya Nuri Aslami. Tapi, dia lebih suka dipanggil dengan nama Nurie Syauqie. Arti Syauqie sendiri adalah kerinduan. Nurie berharap bisa selalu dirindukan oleh semua orang. Dan memang benar. Dia anaknya ngangenin banget. Dan kini aku merindukannya. Tapi, aku tak berani menyapanya. Biarkan kerinduanku semakin mendera. Heheh. Nurie lahir 19 Februari 1993. Sekarang dia menjabat sebagai Sekretaris Umum di LPM Dinamika IAIN SU. Dia mahasiswi jurusan Ekonomi Perbankan. Katanya dia mau jadi pegawai bank sekaligus penulis handal. Semoga terwujud ya. Amin.
Aku menjadikannya pacar hari Jumatku karena kemarin kami baru dekat saat hari Jumat, tepatnya ketika kami liputan di Merdeka Walk dan Stasiun Kereta Api Medan. Kami punya banyak foto-foto bersama saat di stasiun.
Nurie juga termasuk pacarku yang paling setia. Dia sama perhatiannya dengan si Tami alias si Dila. Kalau aku sakit, pasti aku curhatnya ke dia. Dia bakal ngomel-ngomel kalau aku gak dengerin nasehatnya dia. Katanya, aku paling bandel kalau persoalan minum obat. Kami sering menghabiskan waktu bersama, bahkan kita biasanya janjian untuk online bareng bertiga dengan sepupuku. Kami sering begadang bersamanya. Hehe.
Saking serunya, biasanya kami lupa waktu dan biasanya online sampai larut banget. Jadi kangen online lagi dengan adek kecilku. Setiap dia menelpon, aku sering merekam suaranya, sama seperti sepupuku
(ikut-ikutan). Dan aku selalu mengirimkan hasil rekaman itu. Kalau aku
kangen dengannya, aku tinggal putar rekaman suara itu deh.
Nurie memanggilku dengan sebutan "ayank". Kedengarannya sih sedikit aneh. Tapi, biarlah. Hehe. Dia adikku yang paling manis. Aku paling suka dengan chocochips nya. Maksudku tahi lalat yang menempel di wajahnya. Bahkan sepupuku memanggilnya Dinda Chocochipst. sebenarnya masih banyak yang ingin aku ceritain tenang dia. Mungkin cukup aku simpan di hati dan pikiranku saja. Yang pasti, aku sayang padanya. Semoga aku bisa balik ke Medan dan menemuinya. Tunggu aku ya adek kecilku.
Pacar Hari Sabtu Ayu Tifani
Nama lengkapnya Ayu Tifani. Aku memanggilnya Ayu. dan memang semua orang memanggilnya Ayu. Heheh. Dia sempat menjadi reporter di LPM Dinamika IAIN SU. Dia lahir 1 Agustus 1991. Dia orangnya manis dan juga cantik. Aku memilihnya sebagai pacar hari Sabtu, soalnya waktu PJTL kemarin, aku begitu akrab dengannya tepat di
hari Sabtu. Saat kami dalam perjalanan menuju Danau Toba. Aku bahkan
duduk besama dia waktu bus. Dia perhatian juga denganku.
Di antara pacar-pacarku yang lainnya, aku paling jarang berkomunikasi dengannya sejak PJTL kemarin usai. Ayu sangat sulit dihubungi. Aku sering menghubunginya, namun terkadang tidak ada respon. Mungkin dia sibuk dengan penyelesaian studinya. Dia juga udah jarang online. Kata temannya sih, dia memang orangnya kayak gitu, malas online. Jadi, Ayu biasanya ketinggalan saat aku dan yang lainnya ngobrol di dunia maya. Mungkin Ayu tidak begitu terbuka orangnya. Meskipun begitu, dia juga pernah curhat kok ke Aku. namanya juga pacar, ya harus selalu dengerin curhat pacarnya donk. Hehe..
Kabar terkahir yang aku dengar, Ayu katanya sakit. Sayang ya aku gak bisa menjenguknya dan merawatnya saat dia sakit. Aku hanya mendoakannya semoga dia tetap dalam keadaan sehat selalu. Amin. Miss U!
Namanya Astuni Rahayu dan dia dipanggil dengan nama Tuni. Tuni lahir 12 September 1992. Dia orang Jambi tapi kini menetap lama di Padang. Dia salah satu crew LPM Ganto Padang. Diantara pacar-pacarku dialah sosok yang paling imut dan menggemaskan. Dia juga memiliki suara khas loe. Suaranya bahkan membuatnya sering diejek sama teman-teman peserta dan panitia. "Tuni-tuni", katanya gitu. Anak ini memnag ngangenin.
Sikapnya polos dan murah senyum. Aku pernah merekam suaranya dan menjadikannya sebagai alarm. Dan ternyata, suara Tuni ampuh membangunkan orang tukang tidur seperti aku. Hehehe. Kakak berharap bisa bertemu denganmu kelak. Tunggu kakak ya di Padang. Jangan lupa ajarin kakak bahasa Padang juga nanti. Hehe.
Itulah tadi profil pacar-pacarku. Manis dan cantik-cantik kan. Dan tentunya, aku bangga bisa mengenal mereka. Entah kapan bisa bertemu dengan mereka lagi. Semoga saja kami bisa segera reunian. Jadi bisa melepas rasa kangen deh. Semoga itu secepatnya, sebelum semuanya berakhir. Amin. Ini foto-foto kenangan bersama mereka.
![]() |
| With Tami (hasil Croping) |
![]() |
| With Mey |
![]() |
| With Aan |
![]() |
| With Nurie |
![]() |
| With Ayu |
![]() |
| With Tuni |











Tidak ada komentar:
Posting Komentar