Aku masih semangat untuk melanjutkan ceritaku. Ini cerita tentang hari keempat di Kota Medan
Selanjutnya, dilanjutkan dengan materi kedua oleh Abdul Haerah HR. Beliau adalah wakil pemimin redaksi Tribun Medan. Materi yang dibawakan bertema " Peran Pers Mahasiswa dan Pers Umum". Dalam materi yang dia bawakan, dia mencoba menjelaskan bahwa peran pers dalam perjalanan bangsa ini sangat luar biasa. Pers sangat besar pengaruhnya dengan peristiwa -peristiwa yang terjadi di masyarakat.
![]() |
| Foto bersama Abdul Hurairah-Wakil Pemimin Redaksi Tribun Medan |
Ada yang menarik di materi kedua ini. Bukan mengenai materinya, tai mengenai pematerinya. Ternyata, dia adalah alumni LPM Identitas Unhas Makassar. Dan yang paling mengherankan belian sekampung denganku. Dia juga berasal dari Kota Pinrang, Sulawesi Selatan. Dunia ini sempit ya. Aku bahkan tidak menyangka, bisa bertemu dengan sesama orang Pinrang di Kota Medan. Senang bercampur rasa tidak percaya. Heheh.. Setelah materi usai aku pun menghampirinya dan mengobrol dengannya. secara kan kita sekampung. HHeeh..
![]() |
| Foto bersama Abdul Hurairah - Wakil impinan Redaksi Tribun Medan |
Selang beberapa menit, pemateri kedua pun tiba di lokasi. Akhirnya kmi kembali masuk dan memulai materi yang III yakni "Teknik Pemotretan di Wilayah Konflik". Ini adalah materi favoriteku lo. Aku sangat menyukai dunia fotografi. Kecintaanku pada dunia foto membuatku ingin menjadi seorang fotografer handal nantinya. Amin. Pematerinya keren, namaya Tarmizy Harva. Dia adalah fotografer Reuters. Sudah banyak karya yang dia hasilkan dan sangat menabjubkan.
Saat dia memberikan materi, Bang Tarmizy menampilkan beberapa fotonya saat meiput di daerah konflik. Waw, benar-benar keren dan menantang. Aku ingin seperti dia kelak. Bang Tarmizy mengatakan bahwa sesungguhnya seorang jurnalis itu meniru sedikit sifat nabi diamana dia harus pintar, menyampaikan amanah dan lain-lain. Ada banyak hal yang dia samapikan. Tapi, aku lebih tertarik dengan foto-foto dia, jadi aku hanya memperhatikan fotonya, tanpa mendengarkan penjelasannya. hehhe..
![]() |
| Foto bersama Tarmizy Harva- Fotografer Reuters |




Tidak ada komentar:
Posting Komentar