Rabu, 21 Agustus 2013

Jadi Tourguide Dadakan (Part I)

Aku akan bercerita mengenai hari di tanggal 18-19 Juli 2013 kemarin. Hari kedua dimana aku menajdi tourguide dadakan untuk ketiga teman Medanku. Hari ini adalah hari kedua mereka di Kota Daeng. Hari ini aku membawa mereka jalan-jalan keliling Makassar.

***

Berkunjung di 3 Tempat Bersejarah di Makassar

Pertama-tama, aku mengajak mereka ke Benteng Sumba Opu Makassar. Karena mereka penasaran pengen lihat rumah adat Tana Toraja, makanya aku membawa mereka berkeliling di sekitar rumah adat orang Tana Toraja yang ada di lokasi benteng ini. Ini awal sebelum mereka ke Tana Toraja nantinya.


Setelah puas berfoto-foto, kami melanjutkan perjalanan ke Monumen Mandala di jalan Jenderal Sudirman. Tapi, sayangnya kami tidak bisa naik ke menaranya berhubung lagi ada renovasi gedung. Padahal, aku ingin memperlihatkan kepada mereka indahnya Kota Makassar dari puncak menara Monumen Mandala. Jadinya, kami hanya bisa berfoto-foto di area sekitar menara. Selain itu, aku juga mengajak mereka mengunjungi Baruga Coklat yang masih satu kawasan dengan Monumen Mandala.

Kami pun melanjutkan perjalanan mengunjungi tempat-tempat bersejarah lainnya. Dan aku memilih mengajak mereka ke Benteng Rotterdam (Fort Rotterdam). Benteng yang merupakan tempat peninggalan bersejarah masyarakat SulSel. Di tempat inilah pahlawan dari Sumatera yakni Pangeran Diponegoro pernah diasingkan dan dipenjarakan. Setiap ruangan dan gedung kami kunjungi. Di dalam benteng ini terdapat berbagi macam benda-benda pusaka peninggalan sejarah.

Itulah ketiga tempat bersejarah yang terkenal di Kota Makassar yang sempat kami kunjungi hari ini. Sebenarnya, masih banyak tempat-tempat bersejarah lainnya yang tersebar di seluruh daerah di Sulawesi Selatan.

Aku berharap hari ini mereka puas dengan kunjungan ini. Aku senang bisa mengakjak mereka jalan-jalan. Itulah gunanya aku sebagai teman. Dan aku juga senang, akhirnya bisa sedikit akrab lagi dengan si Tami. Kami pun mulai mengobrol meskipun belum begitu dekat. Aku bahkan memberanikan diri untuk meminta berfoto berdua dengannya. Akhirnya, aku punya bisa punya foto berdua dengannya. Selama ini, aku tidak pernah sekalipun punya foto berdua dengannya. Walaupun ada, pasti itu hanaya hasil croping. Hehe. Tanks untuk hari ini. Aku menikmatinya. Semoga mereka pun demikian.(18 Juli 2013)

***
Workshop Jurnalistik dan Diskusi Interaktif Harian Kompas


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

MAN Mamuju Gelar Penerimaan Rapor di Tengah Pandemi dan Pasca Gempa

Foto Bersama Kepala MAN 1 Mamuju didampingi oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaa, Wali Kelas dan P...