Mungkin sedikit terlambat aku menulis kali ini. Karena hari ini sudah masuk hari ketiga Ramadhan. Tapi, tak apalah, yang penting aku menulis. Soalnya salah satu temanku menantang kami kembali menulis di blog. Tantangan kali ini bertemakan tentang suasana ramadhan. Awalnya kami ingin menulis 30 tulisan. Namun, kami akhrnya menyetujui hanya15 tulisan yang akan kami postingkan di tantangan kali ini.
***
Ramadhan tahun ini sedikit berbeda dengan ramadhan sebelumnya. Jika kemarin aku mengawali ramadhan pertamaku bersama keluarga di kampung halamanku di Pinrang, kali ini aku mengawalinya di kota daeng. Aku memang sengaja tidak pulang ke kampung halaman, aku ingin merasakan suasana yang berbeda di kota Makassar bersama dengan teman asrama.
Suasana yang berbeda benar-benar ku rasakan. Merasakan sahalat taraweh pertama bersama dengan teman-teman asrama. Malam itu, aku hanya berdua dengan temanku, soalnya temanku yang lain tidak ikutan shalat taraweh di masjid karena ditugaskan untuk menjaga asrama putri (aspuri). Karena baru-baru tepanya senin kemarin aspuri mendapat musibah. Dua kawanan perampok memasuki aspuri dan mengambil sejumlah barang berharga milik penghuni. Alhamdulillah, tidak ada yang terluka atas kejadian ini. Aspuri memang sedang sepi karena sebagian penghuni KKN dan ditinggal mudik ramadhan.
Jika ramadhan kemarin aku sahur bareng orang tua dan saudara(i) ku serta ibu angkatku, sahur pertamaku kali ini bersama adikku dan ketiga teman aspuriku. Memang sedikit berbeda, tetapi tetap seru. Aku harus menyiapkan makanan sahurku sendiri, tidak lagi nunggu dipanggil sama mama untuk sahur. Ya, hitung-hitung menjadi sedikit mandiri.
Puasa pertamaku aku habiskan hanya di aspuri. Seharian aku hanya menonton bareng "QiQy" laptopku dan membaca buku. Hari itu pun "Gugun" motorku lagi libur, jadi kami tidak menghabiskan waktu di luar rumah. Ya, tidak ada yang begitu menarik di ramadhan hari pertama kali ini.
---Jane Jamlu---
Tidak ada komentar:
Posting Komentar