Hadirmu mengoyak renungan
Meluluhlantahkan angan
Membongkar semua kenangan...
Betapa kamu selalu terlintas
Membuyar lamunan hangat
Di tiap tembok pembatas
Antara mengenang atau melupakan...
Lihatlah ulahmu
Betapa kamu membuatku tersayat semu
Oleh tajamnya pedang rindu
Hingga tak mampu lagi menahan
Derasnya darah demi melupakanmu...
*Sentuhan Puisi #NS
Tidak ada komentar:
Posting Komentar